Hakekat Insan
Al-Jilli
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Hakekat Insan
حَقِيقَةُ الإِنْسَانِ
Al-Insan Al-Kamil fi Ma'rifat Al-Awakhir wa Al-Awa'il
Manusia Sempurna dalam Pengetahuan tentang Akhir dan Awal Segala Sesuatu
Siapa Syeikh Abdul Karim Al-Jilli?
Abdul Karim bin Ibrahim Al-Jilli (1365-1424 M) adalah seorang sufi agung yang lahir di Jilan (Gilan, Iran) — tanah kelahiran Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani.
Al-Jilli adalah murid dan pewaris spiritual dari ajaran Syeikh Al-Akbar Ibnu Arabi. Beliau mempelajari tasawuf dari para guru di Yaman, Mekah, Madinah, dan India.
Karya puncaknya, "Al-Insan Al-Kamil fi Ma'rifat Al-Awakhir wa Al-Awa'il" (Manusia Sempurna dalam Pengetahuan tentang Akhir dan Awal), adalah sistematisasi paling lengkap dari ajaran Wahdat Al-Wujud dan konsep Insan Kamil.
Kitab ini terdiri dari 63 bab yang membahas Dzat Allah, Sifat-sifat-Nya, alam semesta, manusia, dan rahasia-rahasia spiritual yang paling dalam.
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ
"Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak cucu Adam."
— QS. Al-Isra: 70
Tentang Kitab Al-Insan Al-Kamil
Kitab ini membahas hakikat manusia sebagai makhluk paling mulia yang diciptakan Allah — sebagai cermin dan tajalli (penampakan) dari Dzat, Sifat, dan Asma Allah.
Pokok-pokok ajaran kitab ini meliputi:
- Martabat Tujuh — tujuh tingkatan wujud dari Ahadiyah hingga Insan
- Tajalliyat Ilahi — penampakan Allah melalui Asma dan Sifat-Nya
- Hakikat Ruh — lima tingkatan ruh dalam diri manusia
- Insan Kamil — manusia sempurna sebagai khalifah Allah
- Fana dan Baqa — lebur dan kekal dalam Allah
Isi Kitab Hakekat Insan
Insan Kamil
Martabat Tujuh dan Manusia Sempurna
Tajalliyat Ilahi
Penampakan Allah dalam alam semesta
Rahasia Ruh
Lima tingkatan ruh manusia
☽ Pesan Al-Jilli
"Ketahuilah bahwa manusia adalah rahasia Allah"
"Dan Allah adalah rahasia manusia"
"Siapa mengenal dirinya, ia mengenal Tuhannya"
"Dan siapa mengenal Tuhannya, ia fana dari dirinya"
نَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ
"Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya"
— QS. Qaf: 16
Bab Pertama
Insan Kamil
الإنسان الكامل
Manusia Sempurna — Cermin Allah yang paling lengkap
Apa itu Insan Kamil?
Insan Kamil (الإنسان الكامل) adalah konsep tentang Manusia Sempurna — makhluk yang telah mencapai kesempurnaan spiritual dan menjadi cermin paling lengkap bagi Dzat, Sifat, dan Asma Allah.
"Insan Kamil adalah barzakh (perantara) antara Al-Haqq dan alam. Melaluinya, Allah melihat alam, dan melaluinya pula alam melihat Allah."
— Al-Jilli, Al-Insan Al-Kamil
Insan Kamil yang paling sempurna adalah Nabi Muhammad SAW — yang disebut Al-Jilli sebagai "Qutub Al-Aqtab" (Poros dari segala poros) dan "Ruh Al-Arwah" (Ruh dari segala ruh).
Martabat Tujuh (Tujuh Tingkatan Wujud)
Al-Jilli menjelaskan bahwa wujud memiliki tujuh martabat — dari yang paling halus hingga yang paling kasar:
Sifat-sifat Insan Kamil
Jami' Al-Haqa'iq
Menghimpun semua hakikat — baik hakikat ketuhanan maupun kemanusiaan.
Mir'at Al-Haqq
Cermin Al-Haqq — Allah melihat diri-Nya dalam cermin Insan Kamil.
Barzakh Al-Barazikh
Perantara dari segala perantara — penghubung antara Allah dan makhluk.
Khalifatullah
Wakil Allah di bumi — yang mengatur alam dengan izin-Nya.
Bab Kedua
Tajalliyat Ilahi
التجليات الإلهية
Penampakan-penampakan Allah dalam alam semesta
Apa itu Tajalli?
Tajalli (تجلي) berarti penampakan atau manifestasi. Dalam tasawuf, tajalli adalah cara Allah menampakkan diri-Nya kepada makhluk melalui Asma, Sifat, dan Af'al-Nya.
"Dzat Allah yang mutlak tidak dapat dijangkau. Yang dapat dikenal hanyalah tajalli-Nya — penampakan-Nya melalui Asma dan Sifat."
— Al-Jilli
Dalil-dalil Tajalli
فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا
"Maka ketika Tuhannya menampakkan diri (tajalla) kepada gunung, Dia menjadikannya hancur"
— QS. Al-A'raf: 143 (Kisah Nabi Musa)
اللَّهُ نُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ
"Allah adalah Cahaya langit dan bumi"
— QS. An-Nur: 35
Bab Ketiga
Rahasia Ruh
أسرار الروح
Lima tingkatan ruh dalam diri manusia
Hakikat Ruh
Al-Jilli menjelaskan bahwa ruh adalah latifah rabbaniyah (kelembutan Ilahi) yang ditiupkan Allah ke dalam jasad manusia.
وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّي
"Mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu dari urusan Tuhanku"
— QS. Al-Isra: 85
Manusia memiliki lima tingkatan ruh yang bertingkat dari yang paling rendah hingga yang paling tinggi:
Kesimpulan Rahasia Ruh
"Ruh adalah rahasia Allah dalam diri manusia"
"Ia berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya"
"Siapa yang mensucikan ruhnya, ia akan naik ke martabat tertinggi"
"Dan siapa yang mengotorinya, ia akan jatuh ke martabat terendah"
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا
"Sungguh beruntung orang yang mensucikannya, dan merugi orang yang mengotorinya"
— QS. Asy-Syams: 9-10